Solar Subsidi Tumpah di Arosbaya, Aparat Kembangkan Penyelidikan ke Pamekasan
Bangkalan – Insiden tumpahan solar subsidi di Jalan Raya Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, memicu penyelidikan lanjutan oleh aparat kepolisian. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (2/5) malam itu tidak hanya berdampak pada kondisi lalu lintas, tetapi juga membuka dugaan adanya alur distribusi BBM subsidi yang tidak sesuai ketentuan.
Menurut informasi yang dihimpun, tumpahan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB dan menyebabkan permukaan jalan menjadi licin. Warga sekitar sempat khawatir karena kondisi tersebut berpotensi memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas pada malam hari.
Petugas kepolisian segera turun ke lokasi dan mengamankan satu unit truk yang diduga membawa solar subsidi dengan modifikasi tertentu. Kendaraan tersebut kini menjadi bagian dari barang bukti, sementara sopir dan kernet masih dalam proses pemeriksaan.
Pengembangan kasus mengarah ke wilayah Kabupaten Pamekasan. Pada Minggu (3/5) sore, tim penyidik melakukan penggeledahan di sebuah lokasi di Kecamatan Batu Marmar. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan fasilitas penampungan berupa tandon berkapasitas besar yang diduga berkaitan dengan aktivitas distribusi.
Selain tandon utama, petugas juga mengidentifikasi beberapa titik penampungan lain di area berbeda. Hal ini memunculkan dugaan bahwa sistem distribusi dilakukan melalui pola terpisah untuk menghindari pemantauan.
Sejumlah pihak menilai, pola tersebut menunjukkan indikasi aktivitas yang telah berlangsung cukup lama. Modifikasi kendaraan serta penggunaan lokasi penyimpanan terpisah dinilai bukan praktik sederhana, melainkan bagian dari mekanisme distribusi yang lebih luas.
Sementara itu, aparat masih terus mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam rantai distribusi tersebut. Fokus penyelidikan tidak hanya pada pelaku di lapangan, tetapi juga pada pihak yang diduga berperan sebagai pengendali.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait hasil lengkap penyelidikan. Namun, proses penanganan perkara dipastikan masih berjalan dan terus dikembangkan.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut distribusi BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat. Transparansi dan ketegasan penegakan hukum dinilai penting untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan yang merugikan negara maupun masyarakat luas.
Sumber: SH
Jurnalis: Tim Investigasi



