Semangkuk Bubur, Sejuta Harapan: Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Hadirkan Kepedulian untuk Anak Perbatasan
Timor Tengah Utara – Senyum ceria menghiasi wajah puluhan siswa SDN Buk, Desa Buk, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara, saat menerima bubur kacang hijau yang dibagikan personel Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad dari Pos Nino. Di balik sajian sederhana tersebut, tersimpan pesan kepedulian dan perhatian terhadap masa depan generasi muda di wilayah perbatasan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (15/6/2026) itu menjadi bagian dari upaya Satgas untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah. Bagi para siswa, makanan tambahan yang diberikan bukan hanya menambah energi sebelum mengikuti pelajaran, tetapi juga menjadi bentuk perhatian yang dirasakan langsung dari para prajurit yang bertugas menjaga tapal batas negara.
Sejak pagi, personel Pos Nino terlihat berbaur dengan para guru dan siswa. Suasana hangat dan penuh keakraban tercipta ketika bubur kacang hijau mulai dibagikan. Gelak tawa anak-anak terdengar di halaman sekolah, mencerminkan kebahagiaan sederhana yang lahir dari aksi sosial tersebut.
Danpos Nino, Letda Arh Gandy, mengatakan bahwa kesehatan dan kecukupan gizi anak-anak merupakan bagian penting dalam membangun kualitas generasi penerus bangsa, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah perbatasan.
“Anak-anak adalah aset bangsa yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan dukungan nyata agar mereka tetap sehat, semangat belajar, dan memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi generasi yang unggul,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan Satgas Pamtas tidak hanya berfokus pada tugas menjaga keamanan wilayah negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan kemanusiaan yang bermanfaat.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian yang diberikan Satgas kepada para siswa. Selain membantu menambah asupan nutrisi, kehadiran para prajurit juga memberikan motivasi tersendiri bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Kegiatan pembagian bubur kacang hijau ini menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis yang terus dilakukan Satgas Yonarhanud 2 Kostrad selama bertugas di wilayah perbatasan. Melalui interaksi yang dekat dengan masyarakat, hubungan harmonis antara TNI dan warga terus terbangun dengan baik.
Bagi masyarakat Desa Buk, kehadiran personel Satgas bukan hanya sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai sahabat yang selalu hadir dalam berbagai kebutuhan sosial masyarakat. Mulai dari kegiatan pendidikan, kesehatan, hingga aksi kemanusiaan lainnya, semuanya menjadi bagian dari pengabdian yang dilakukan dengan tulus.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad kembali menunjukkan bahwa menjaga kedaulatan negara dapat berjalan seiring dengan upaya membangun kualitas hidup masyarakat di perbatasan.
Semangkuk bubur kacang hijau mungkin terlihat sederhana. Namun bagi anak-anak di perbatasan, perhatian dan kepedulian yang menyertainya menjadi energi baru untuk belajar, bermimpi, dan menatap masa depan dengan lebih optimis.
Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi



