Jurnal Patriot News

Dari Rakyat, Untuk Indonesia

Bekasi PRIDE Award 2026 Dimulai, Fokus pada Kolaborasi dan Hilirisasi Inovasi

Spread the love

Kota Bekasi, 1 Mei 2026 — Pemerintah Kota Bekasi memulai rangkaian Bekasi PRIDE (Planning, Research, and Innovation Development) Award 2026 sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong inovasi yang aplikatif.

Peluncuran program ini menjadi langkah lanjutan dalam membangun ekosistem inovasi daerah yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pada hilirisasi hasil riset agar dapat diimplementasikan secara nyata.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bekasi ini merupakan pengembangan dari Bekasi Innovation Week yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir.

Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

Kepala Bapperida Kota Bekasi, Dicky Irawan, menyampaikan bahwa tantangan inovasi saat ini bukan hanya pada penciptaan ide, melainkan pada bagaimana ide tersebut dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.

Menurutnya, diperlukan kolaborasi yang kuat antara perangkat daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha, serta masyarakat untuk memastikan inovasi tidak berhenti di tahap konsep.

“Pendekatan kolaboratif menjadi kunci agar inovasi yang dihasilkan tidak hanya kreatif, tetapi juga relevan dan bisa diterapkan,” ujarnya.

Penguatan Posyantek Jadi Strategi Lapangan

Salah satu fokus dalam pelaksanaan tahun ini adalah penguatan Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) di tingkat kelurahan.

Langkah ini dinilai penting karena Posyantek menjadi ujung tombak dalam mendekatkan teknologi tepat guna kepada masyarakat.

Melalui bimbingan teknis yang diberikan, pemerintah berharap Posyantek mampu berfungsi sebagai pusat pendampingan dan pengembangan inovasi berbasis kebutuhan lokal.

Kompetisi sebagai Pemicu, Bukan Tujuan

Bekasi PRIDE Award 2026 menghadirkan dua kategori utama, yakni Lomba Inovasi Daerah dan Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG).

Namun, pemerintah menekankan bahwa kompetisi ini bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk menjaring ide dan solusi terbaik yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Proses seleksi yang melibatkan tahapan administrasi, substansi, hingga presentasi diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya unggul di atas kertas, tetapi juga siap diterapkan.

Arah Kebijakan Berbasis Riset

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bekasi, Lintong Dianto Putra, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjadikan inovasi sebagai bagian dari kebijakan pembangunan.

Ia menyebut bahwa integrasi antara perencanaan, riset, dan inovasi akan memperkuat kualitas kebijakan publik yang lebih adaptif terhadap dinamika masyarakat.

“Ke depan, inovasi harus menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan, bukan sekadar program tambahan,” katanya.

Dorong Inovasi Berkelanjutan

Melalui Bekasi PRIDE Award 2026, Pemerintah Kota Bekasi menargetkan terbentuknya sistem inovasi daerah yang berkelanjutan, di mana setiap ide yang muncul dapat ditindaklanjuti melalui pembinaan, pengembangan, hingga replikasi.

Keberhasilan program ini diharapkan tidak hanya diukur dari jumlah peserta atau pemenang, tetapi dari sejauh mana inovasi tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Tim Redaksi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *