Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong penguatan kualitas hidup warga lanjut usia melalui program Sekolah Lansia yang digelar di Pendopo Universitas Krisnadwipayana, Selasa (05/05/2026). Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga pada ketahanan keluarga dan kesejahteraan mental lansia.
Ketua TP PKK Kota Bekasi, , menekankan bahwa masa lansia perlu dipersiapkan dengan pemahaman yang baik agar tetap produktif dan bahagia.
Lansia dan Kesehatan Mental
Program ini menyoroti pentingnya kesehatan mental sebagai bagian dari kualitas hidup lansia. Perubahan peran, kondisi fisik, hingga dinamika keluarga menjadi faktor yang perlu dihadapi dengan kesiapan emosional.
Dalam sesi materi, menjelaskan bahwa lansia perlu memiliki kemampuan beradaptasi agar tetap stabil secara psikologis.
Penguatan Ketahanan Keluarga
Selain kesehatan, hubungan dalam keluarga menjadi perhatian utama. Lansia didorong untuk menjaga komunikasi yang baik dengan pasangan dan anggota keluarga lainnya agar tercipta suasana yang harmonis.
Edukasi Berbasis Komunitas
Sekolah Lansia menjadi bagian dari pendekatan berbasis komunitas yang memungkinkan peserta belajar bersama dan saling mendukung. Interaksi sosial ini dinilai penting untuk mencegah isolasi sosial di usia lanjut.
Dorongan Tetap Produktif
Lansia tidak hanya diarahkan untuk menjaga kesehatan, tetapi juga tetap aktif dan produktif sesuai kemampuan masing-masing. Kegiatan ini menjadi wadah untuk membangun semangat tersebut.
Peran Pemerintah Daerah
Pemkot Bekasi berkomitmen memperluas program serupa agar dapat menjangkau lebih banyak warga. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan lansia yang mandiri dan berdaya.
Harapan ke Depan
Dengan edukasi yang berkelanjutan, lansia diharapkan mampu menjalani masa tua dengan lebih siap, sehat, dan tetap memiliki peran dalam lingkungan sosialnya.
Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Tim Redaksi



