Di Balik Kunjungan Presiden ke RSUD Bekasi, Ada Harapan yang Sedang Dipulihkan
Bekasi — Pagi di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/04/2026), tidak hanya dipenuhi aktivitas medis, tetapi juga suasana harap dari para korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Di tengah proses pemulihan itu, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hadir secara langsung untuk melihat kondisi mereka.
Kedatangan Presiden sekitar pukul 08.38 WIB disambut Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama jajaran pemerintah daerah. Tanpa agenda panjang, Presiden langsung menuju ruang perawatan untuk memastikan kondisi korban yang masih dirawat.
Kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini membawa dampak psikologis tersendiri. Sejumlah keluarga korban yang sebelumnya diliputi kecemasan terlihat lebih tenang setelah mendapatkan perhatian langsung dari pemerintah pusat.
Korban Masih Jalani Perawatan
Sebagian korban masih membutuhkan penanganan intensif akibat luka yang dialami dalam kecelakaan yang terjadi pada Senin malam. Benturan keras antar kereta menyebabkan beberapa gerbong mengalami kerusakan berat, sehingga proses evakuasi sempat berlangsung cukup lama.
Para tenaga medis terus bekerja memastikan kondisi korban stabil, sementara keluarga setia menunggu perkembangan di ruang-ruang perawatan.
Data Sementara Korban
Berdasarkan data yang dihimpun, 14 orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tersebut. Sementara itu, 84 korban lainnya mengalami luka dan masih menjalani perawatan di berbagai rumah sakit di Bekasi.
Beberapa rumah sakit yang menangani korban antara lain RSUD Kota Bekasi, RS Mitra Timur, RS Bella, RS Mekar Sari, dan RS Bhakti Kartini.
Pemerintah Daerah Perkuat Koordinasi
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mengawal proses penanganan korban sejak awal kejadian hingga saat ini.
Menurutnya, koordinasi dengan berbagai pihak tetap menjadi kunci agar seluruh korban mendapatkan layanan terbaik, baik dari sisi medis maupun pendampingan keluarga.
Lebih dari Sekadar Kunjungan
Kehadiran Presiden tidak hanya dilihat sebagai agenda kenegaraan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian langsung terhadap masyarakat yang terdampak.
Di tengah situasi yang masih berduka, kunjungan tersebut menjadi simbol bahwa proses pemulihan korban menjadi perhatian bersama, baik pemerintah pusat maupun daerah.
Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Tim Redaksi











Leave a Reply